Hallo good People...
Kali ini saya akan menceritakan sepenggal cerita tentang pendakian gunung slamet, alhamdulillah saya sudah 2 kali menjajaki kaki di puncak tertinggi ke 2 pulau Jawa yaitu gunung Slamet dengan ketinggian 3428 Mdpl.
2017
2018
Gunung Slamet adalah sebuah gunung berapi kerucut yang terdapat di Pulau Jawa, Indonesia. Gunung Slamet terletak di antara 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Brebes, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah.
Waktu itu saya mendaki via bambangan purbalingga, pada 2017 simaksi hanya 5rb rupiah dan di suruh membawa tanaman,
Namun pada 2018 simaksi menjadi 20rb rupiah lumayan agak naik hahah..
Gunung ini relatif lebih ringan dibanding Arjuno.. Treknya yang tidak terlalu ekstrim namun saat di batas vegetasi treknya batu kerikil yang lumayan sulit karena saat di injak pasirnya turun kebawah hampir sama dengan guntur, namun di Slamet bercampur dengan bebatuan besar.
Waktu itu saya memulai pendakian pada pukul 9 pagi dan sampai di pos 5 pada pukul 8 malam, summit jam 4 dan sampai di puncak setengah 7.
Lumayan melelahkan, tapi semua terbayar saat sampai di puncak, saya pernah mendengar nama punya Slamet adalah MAHAWETU yang artinya lautan batu yang luas.
Memang benar di puncak Slamet seperti lautan batu yang luas dan di sajikan kawah slamet..
Di puncak Slamet terlihat gunung gunung lain, seperti ciremai, sumbing, Sindoro, dan lain lain.
Tips mendaki gunung Slamet
- latihan fisik
- manajemen perjalanan
- manajemen logistik
Dan bila perlu ngobrol sama penduduk setempat dan bertanya tanya tentang Gunung tersebut.
Mungkin sekian cerita dari saya semoga bermanfaat.
Instagram @anggalfalah


Komentar
Posting Komentar